SIFAT DAN PERUBAHAN WUJUD BENDA

MATERI IPA SD

KELAS 4

SEMESTER 1

BAB V

SIFAT DAN PERUBAHAN WUJUD BENDA

  1. A.    SIFAT BANDA
    1. Benda Padat

Benda-benda di sekitarmu, seperti tanah, batu, kayu, logam, dan buku termasuk kelompok benda padat. Kamu tentu dapat menentukan suatu benda termasuk benda padat atau bukan.



gambar 6.2 Penggaris, pensil, bolpoin, dan penghapus

Perhatikan Gambar 6.2. Penggaris, pensil, bolpoin, dan penghapus juga merupakan benda-benda berwujud padat. Jika penggaris kamu masukkan ke dalam gelas, bentuknya akan tetap. Penggaris yang memanjang tidak mengikuti bentuk gelas. Hal tersebut akan terjadi pula pada pensil, bolpoin, dan penghapus jika dimasukkan ke dalam gelas. Hal itu menunjukkan bahwa setiap benda yang berwujud padat bentuknya selalu tetap.

  1. Benda Cair

Air, minyak, susu, dan kecap termasuk ke dalam benda cair. Dapatkah kamu memberikan contoh benda cair yang lainnya? Oli, minyak tanah, bensin, dan solar merupakan contoh lain benda cair. Ingin mengetahui bagaimana sifat benda cair? Lakukan kegiatan berikut.

gambar susu (benda cair)

Dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan tersebut sudah biasa dilakukan. Air yang dimasukkan ke dalam botol, bentuknya akan sama dengan bentuk botol. Begitu pun air yang dimasukkan ke dalam gelas dan mangkuk. Bentuk air akan sama dengan bentuk gelas dan mangkuk. Demikian juga dengan susu, kecap, dan minyak goreng pada Gambar 2.1 Apakah bentuknya sama dengan wadah yang ditempatinya? Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan satu sifat benda cair. Benda cair mengikuti bentuk wadahnya.

Perhatikan kembali kegiatan tadi. Permukaan air dalam botol datar. Ketika botol dimiringkan, permukaannya tetap datar, begitu pun ketika dimiringkan ke arah yang lain akan tetap datar. Jadi, sifat benda cair yang lain ialah selalu memiliki permukaan datar.

Sifat permukaan air yang selalu mendatar Sifat tersebut dimanfaatkan oleh para tukang bangunan dalam memastikan bahwa ketinggian tembok dalam suatu bangunan telah benar-benar rata.

Alat khusus yang biasa digunakan untuk mengukur rata atau tidaknya tembok tersebut dinamakan dengan waterpass. Coba kamu perhatikan Gambar 2.2, disana terlihat dua jenis waterpass yang biasa digunakan, yaitu waterpass yang berbentuk selang dan waterpass yang berbentuk batang

Sifat air yang selanjutnya, yaitu bergerak ke segala arah dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Terbukti ketika kamu tumpahkan air dari botol ke lantai halaman sekolah, air bergerak ke segala arah. Air akan terus bergerak mencari tempat yang paling rendah.

Contoh nyata di lingkunganmu adalah air sungai. Air sungai berasal dari mata air yang terletak di pegunungan. Air tersebut akan mengalir terus menelusuri lembah. Akhirnya, air sungai sampai di laut, tempat yang paling rendah
Pernahkah kamu memerhatikan bagaimana air yang berada dalam toples pot airnya menjadi berkurang? Air tersebut berkurang karena habis diambil oleh tanaman bunga yang hidup di atasnya. Air tersebut naik karena air memilki sifat kapilaritas, yaitu dapat naik melalui pipa-pipa kecil. Di dalam batang bunga itu sendiri terdapat pipapipa kecil yang menyebabkan air di dalam toples naik.

Sifat air lainnya adalah menekan ke segala arah. Perhatikan Gambar 2.4. Masukkan air ke dalam tabung plastik. Lalu, berikan lubang-lubang kecil di dinding tabung. Apa yang terjadi? Dari setiap lubang tabung, akan memancar air. Tekanan air di permukaan tabung akan diteruskan oleh air yang berada di bawahnya ke segala arah. Dengan demikian, air akan mengalir keluar tabung.

  1. Benda Gas

Udara dan asap merupakan benda yang tergolong benda gas. Berbeda dengan benda padat dan cair, gas sulit diamati. Hanya gas-gas tertentu yang dapat dilihat. Misalnya, asap pembakaran dan asap knalpot kendaraan. Hati-hati jangan sampai kamu mengisapnya karena gas itu mengandung zat berbahaya.

Udara merupakan gas yang tidak dapat dilihat. Akan tetapi, kita dapat merasakan keberadaannya. Karena ada aliran udara, pohon-pohon kecil terlihat bergerak-gerak.

Ada udara dalam gelas bagian atas

Perhatikan gambar 3.1. Kamu dapat mengetahui bahwa bagian dalam gelas tetap kosong. Air tidak dapat masuk karena di dalam ada benda lain. Benda lain tersebut adalah udara. Udara tidak dapat terlihat, tetapi ada dan dapat dirasakan. Bukti lainnya ialah ketika kamu berada di depan kipas angin yang sedang dinyalakan. Aliran udara terasa sejuk menerpa, tetapi tidak terlihat.

Seperti halnya air, udara juga tidak berbentuk tetap. Udara atau benda gas bentuknya mengikuti wadahnya. Jika berada dalam gelas maka bentuk gas menyerupai gelas. Jika yang digunakan adalah stoples, bentuk gas akan seperti stoples.

Kamu telah mengetahui bahwa udara tidak dapat dilihat. Misalnya, kamu membeli beberapa balon tiup dengan bentuk bermacam-macam. Dari mulutmu, tiupkan udara yang sama ke dalam balonbalon tersebut. Bentuk udara dalam balon tentunya akan sesuai dengan bentuk balon. Jadi, terbukti bahwa benda gas tidak tetap, tetapi sesuai dengan wadahnya.

  1. B.     PERUBAHAN WUJUD BENDA
    1. Mencair

Pernahkah kamu membuat teh manis? atau minum es? nah, dua peristiwa itu sebenarnya adalah contoh perubahan wujud benda padat menjadi cair. gula yang padat ketika dicampurkan ke dalam air teh akan larut atau mencair dan menjadi satu dengan air teh. begitu juga dengan es, mula-mula es terlihat berbongkah-bongkah padat, namun lama kelamaan es itu akan beruah menjadi cair.

  1. Membeku

Kamu mungkin pernah memasukkan air ke dalam freezer. Setelah beberapa jam, maka akan kamu dapati air itu berubah menjadi es batu. inilah contoh perubahan wujud benda cair menjadi padat.

  1. Menguap

Perhatikanlah ketika ibu memasak air! Setelah air itu mendidih, kamu akan melihat ada asap putih yang keluar dari bejana atau tempat memasak air itu. Asap itu adalah uap yang berasal dari air. Jika air itu dimasak terlalu lama, maka yang terjadi adalah air tersebut akan kering karena berubah menjadi uap. Inilah contoh perubahan wujud benda cair menjadi gas.

  1. Mengembun

Lihatlah ketika ibumu menyajikan kopi panas dalam gelas tertutup untuk ayahmu. Bukalah tutup gelas itu. kamu akan mendapati butir-butir air dalam tutup gelas tadi. Dari manakah asal butiran-butiran air tersebut? Butiran air tersebut berasal dari uap air yang naik menyentuh tutup gelas. Tutup gelas itu bersuhu lebih dibandingkan dengan suhu air kopi dalam gelas. Uap air yang panas apabila didinginkan, akan berubah menjadi wujud cair kembali. Perubahan air dari wujud gas ke wujud cair disebut proses pengembunan.

  1. Menyublim

Apakah kamu memiliki lemari pakaian sendiri? Bagaimana caranya agar lemari pakaianmu tidak dimasuki kecoak? Biasanya, ibumu menyimpan kapur barus ke dalam lemari. Kapur barus yang disimpan di dalam lemari biasanya berwujud padat. Jika dibiarkan, lamakelamaan kapur barus itu mengecil dan akhirnya habis. Kapur barus tersebut mengecil karena berubah menjadi gas. Perubahan wujud padat ke wujud gas disebut menyublim.
Kapur barus merupakan benda padat yang mengeluarkan aroma. Aroma tersebut dapat menghilangkan bau apek dan tidak disukai oleh kecoak. Oleh karena itu, untuk mencegah kecoak masuk ke dalam lemari pakaian, kamu dapat meletakkan kapur barus di dalam lemari.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: